Langsung ke konten utama

Bahas Film Favorit : Sebelum Iblis Menjemput(2018)




Assalamualaikum Wr.Wb

    Karna aku mempunyai hobi di Film kali ini aku mau membahas tentang salah satu film favorit yaitu Sebelum Iblis Menjemput(SIM) ya walaupun sekuelnya Sebelum Iblis Menjemput ayat 2 sudah tayang juga. siapa tau yang ingin menambah referensi tontonan kalau lagi gak ada kerjaan dirumah. Sebelum Iblis Menjemput bisa ditonton di Netflix atau distreaming ilegal wkwk.

    Film ini di Sutradarai oleh Timo Tjahjanto yang tayang pada tahun 2018. salah satu sutradara yang sering membuat film thriller dan horror seperti Headshot, Killer, The night come for us, dan rumah dara yang terkenal dengan the mo brothers bersama Kimo stamboel.

    Film ini bercerita tentang pesugihan kepada iblis yang dilakukan seorang ayah yang bernama lesmana(Ray Sahetapy) untuk mendapatkan kekayaan dan kekuasaan. dan tidak lama kemudian lesmana tersebut bangkrut dan meninggal dunia dengan tidak wajar. salah satu anak lesmana yaitu Alfie ( Chelsea Islan)  mendatangi villa yang sering dikunjungi ayah nya untuk mencari tahu apa yang terjadi dengan ayah dan ibunya yang meninggal secara tidak wajar.

    Alfie  yang sebenarnya masih terluka dengan perlakuan ayahnya karna meninggalkan ia dan ibu nya dan menikahi seorang mantan artis yang bernama Laksmi (Karina Suwandi ) mempunyai 3 anak yaitu Maya (Pevita Pearce), Ruben ( Samo Rafael), dan Nara (Hadijah Shahab).

    Sesampainya Alfie di Villa tersebut tidak lama kemudia datang laksmi dan anak-anaknya. mereka berencana mencari harta berharga lesmana yang tersisa. Alfie yang terlebih awal sampai ke villa mengajak laksmi dan anak-anaknya pergi dari villa karna sebelum mereka datang alfi mendapatkan beragam alat ritual pemanggilan iblis yang dicuriga dilakukan lesmana sejak dulu.Tapi mereka sudah terlambat karna si ruben telah membuka ruangan yang dijadikan tempat ritual pesugihan. Makhluk yang disembah lesmana pun keluar dan meneror mereka menagih janji atas apa yang ia berikan kepada lesmana.

    Aku merasa film ini bergenre horror Gore dicampur supranatural. dimana banyak adegan yang membuat kita akan merasa jijik dan ngilu. Film ini juga menempatkan jumpscare yang sangat tepat dan tidak diduga-duga. Menurut aku adegan yang paling epic yaitu ketika dirumah sakit dan adegan dikamar nara karna jumpscarenya gak sesuai perkiraan. ada juga adegan yang menurut aku ngilu ketika laksmi ditarik ke ruangan dan dengar suara kukunya dilantai terus patah, bikin ngilu padahal masih ada adegan yang berdarah tapi menurut aku adegan itu yang bikin ngilu. Ada juga adegan yang bikin jantungan ketika menimbulkan sosok seram di depan layar.tapi aku juga merasa ending film ini atau babak ketiga nya masih kurang karna seperti ngegantung . 

    menurut aku juga yang bikin senang buat nonton Sebelum Iblis Menjemput yaitu pemainnya Chelsea islan dan Pevita Pearce. Aku rasa sih ini film horror pertama meraka. Kapan lagi kalian bisa melihat Pevita pearce kerasukan dan Chelsea islan main bejekan tetap aja mereka cantik.

    Alasan menjadikan Sebelum Iblis Menjemput menjadi salah satu film Favorit yang pertama karna disutradarai Timo Tjahjanto salah satu sutradara favorit aku dan film-filmnya gak akan buat kecewa. dan yang kedua karna pengambilan gambar yang gak bikin pusing dan Visual warna gelap dan merah yang membuat film tersebut menjadi mimpi buruk bagi yang nonton. Aku juga membaca dan menonton reviewnya banyak yang memberi applause terhadap film ini. Pokok aku saranin yang suka nonton horror dicampur darah-darahan harus nonton Sebelum Iblis Menjemput.
    


    

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman : Hari Pertama Menjauh dari Instagram Dan Facebook

Assalamualaikum Wr.Wb.      Perkenalkan Nama saya Muhammad Ilham Akbar saya mahasiswa di salah satu kampus di yogyakarta. disini saya ingin menceritakan bagaimana saya belajar untuk tidak menggunakan Instagram & facebook. saya sudah menonaktifkan Instagram sementera dan menonaktifkan Facebook selamanya.      Alasan Saya ingin berpuasa media sosial terutama Instagram dan facebook karna saya merasa selama bermain media sosial tersebut saya selalu insecure terhadap diri saya sendiri. saya selalu iri melihat pencapaian orang lain yang di upload di media sosial. apalagi setelah mengambil keputusan untuk berhenti kuliah di semester 7 dan mengulang kembali kuliah di yogyakarta. Instagram dan Facebook banyak menghabiskan waktu kita yang kosong. padahal di media sosial tersebuk kita hanya kepo terhadap oranglain dan mendapatkan informasi yang belum tentu benarnya apalagi dibidang politik. dan itu salah satu alasan saya juga belajar untuk jauh dari media sosial i...

Pengalaman : The end & I am Back Social Media

Assalamualaikum Wr.Wb      Hari ini terakhir puasa medsos dan aku disini mau cerita aja pengalamannya, aku juga kemaren gak nulis buat harikelima sama keenam karna ya itu kegiatannya sama aja seperti hari-hari lain its flat.           Kemaren juga aku lagi nulis tentang keengganan aku berurusan sama politik, aku seneng loh baca tulisan aku sendiri tentang politik, mungkin karna puas aja akhir keresahan aku selama ini bisa aku sampaikan. itu aja masih kurang sih, masih banyak lagi ingin aku tulis tapi takut kepanjangan jadi aku pengen cerita di next tulisan aja.            oh iya selama 3 hari kemaren aku masih sibuk cari ide buat tulisan, banyak rencana yang ingin aku tulis tapi masih rencana sih, soal nya aku keseringan rencana tapi gak ada usaha wkwk. ya semoga dewa malas tidak menghampiri diriku.          Aku kemaren juga buat wordpress cuma masih ribet aku pakai perlu belajar, na...

Bahas Film Favorit : Marlina Si Pembunuh dalam empat Babak (2017)

   Assalamualaikum Wr.Wb   Film yang menanmpilkan padang sabana Sumba yang mungkin jarang orang ketahui. Tetapi, dibalik keindahan sabana sumba yang menjadi footage film ini terdapat wanita yang malang yang bernama marlina(Marsha Timothy). Disutradarai oleh Mouly Surya mengadaptasi ide cerita Garin Nugroho. Film ini tayang di tahun 2017 tetapi lebih dulu ditayangkan di luarnegeri dari pada Indonesia. Film ini ditayangkan di 18 negara  dan memenangkan banyak kategori di Festival Film Indonesia 2018. Sesuai judulnya film ini memiliki 4 alur cerita inti ; perampokan,perjalanan,pengakuan dosa dan kelahiran. Filim yang banyak menyimpan pesan bermakna     Marlina wanita malang yang kehilangan suami dan anaknya. Babak 1 dimulai dimana datang  beberapa orang perampok yang ingin mengambil haknya. Dia diminta untuk menuruti kemauan perampok tersebut. Dari mengambil harta, melayani nafsu dan meminta menyediakan makanan. dengan racun yang telah diracik secara diam...