Langsung ke konten utama

Pengalaman : Hari keempat sudah lumayan terbiasa

Assalamualaikum Wr.Wb
    Sekarang hari keempat aku gak buka instagram,sudah 75% terbiasa dan yang 25% nya penasaran karna  merasa banyak ketinggalan informasi. aku gak tau apa yang lagi hype di instagram terus aku juga gak tau doi udah punya pacar apa belum wkwk :). sebenarnya aku masih bisa baca sesuatu di situs berita online sih misalnya di detik.com atau situs berita online lainnya tapi males aja rasanya, pasti isi beritanya tentang Covid19 semua. MEMBOSANKAN !!!!

    Dihari keempat Puasa medsos ini aku ada kegiatan sih walaupun gak banyak. yang paling sering sih di depan laptop nyari tau cara buat tampilan blog lebih menarik gitu. kayaknya sih aku mulai kesemsem sama blog gara-gara bacain blogger yang udah gede gitu. aku sih gak berharap gede cuma seru aja sih tulisan di lihat orang walaupun gak banyak dan unfaedah juga sih liat tulisan aku.

    Semenjak nulis 3 cerita puasa medsos aku mulai banyak ide untuk menulis keresahan aku sih seperti yang aku bilang di Tulisan hari ketiga itu. aku pengen niru komika yang banyak berbicara keresahannya dengan berstand up comedy tapi beda nya aku pengen berbicara tentang keresahan dengan menulis walaupun tulisan tidak bagus,tapi semoga aja ada manfaatnya sedikit.

    Aku juga hari ini baru nonton diyoutube tentang Skinnyindonesia24 pensiun dari youtube dan pas aku nonton alasan nya shit!!! akhirnya ada juga yang menyuarakan tentang keresahan aku mengenai youtube dan juga nanti pengen nulis tentang itu.

    Oh iya target aku puasa medsos terutama instagram dan Facebook 7 hari karna aku ingin mencari kenikmatannya tanpa medsos walaupun itu sudah pernah dilakukan waktu kecil dulu.aku berpikir orang-orang harus beristirahat sementara dari mediasosial agar bisa kembali fokus dengan sesuatu. aku merasa orang yang sering bermain media sosial, mereka tanpa sadar punya masalah kesehatan psikologis,karna apa? ketika dimedia sosial ia melihat oranglain yang memiliki pencapaian lebih dirinya pasti ia akan mempunyai tingkat kecemasan yang tinggi takut tergusur oleh orang tersebut. itu juga membuat ia tidak percaya diri sendiri dan disaat itu juga terkadang sifat iri dan menyombong kan diri sendiri akan datang. ya mungkin tidak semua orang seperti itu tapi kebanyakan orang pasti pernah merasa seperti itu walaupun dia gak akan ngaku sih. Kalo boleh jujur aku gitu sih tapi semenjak aku udah gak buka medsos aku berpikir ngapain juga aku iri atau cemas dengan pencapaian oranglain toh nanti aku juga dapat pencapaian sendiri mungkin bisa lebih dari mereka. bukan sombong tapi percaya diri aja dulu.
    Udah sampai sini aja dulu nanti hari kelima gak ada pembahasan lagi.

"Media Sosial itu penting tapi tidak untuk ketergantungan"



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman : Hari Pertama Menjauh dari Instagram Dan Facebook

Assalamualaikum Wr.Wb.      Perkenalkan Nama saya Muhammad Ilham Akbar saya mahasiswa di salah satu kampus di yogyakarta. disini saya ingin menceritakan bagaimana saya belajar untuk tidak menggunakan Instagram & facebook. saya sudah menonaktifkan Instagram sementera dan menonaktifkan Facebook selamanya.      Alasan Saya ingin berpuasa media sosial terutama Instagram dan facebook karna saya merasa selama bermain media sosial tersebut saya selalu insecure terhadap diri saya sendiri. saya selalu iri melihat pencapaian orang lain yang di upload di media sosial. apalagi setelah mengambil keputusan untuk berhenti kuliah di semester 7 dan mengulang kembali kuliah di yogyakarta. Instagram dan Facebook banyak menghabiskan waktu kita yang kosong. padahal di media sosial tersebuk kita hanya kepo terhadap oranglain dan mendapatkan informasi yang belum tentu benarnya apalagi dibidang politik. dan itu salah satu alasan saya juga belajar untuk jauh dari media sosial i...

Pengalaman : The end & I am Back Social Media

Assalamualaikum Wr.Wb      Hari ini terakhir puasa medsos dan aku disini mau cerita aja pengalamannya, aku juga kemaren gak nulis buat harikelima sama keenam karna ya itu kegiatannya sama aja seperti hari-hari lain its flat.           Kemaren juga aku lagi nulis tentang keengganan aku berurusan sama politik, aku seneng loh baca tulisan aku sendiri tentang politik, mungkin karna puas aja akhir keresahan aku selama ini bisa aku sampaikan. itu aja masih kurang sih, masih banyak lagi ingin aku tulis tapi takut kepanjangan jadi aku pengen cerita di next tulisan aja.            oh iya selama 3 hari kemaren aku masih sibuk cari ide buat tulisan, banyak rencana yang ingin aku tulis tapi masih rencana sih, soal nya aku keseringan rencana tapi gak ada usaha wkwk. ya semoga dewa malas tidak menghampiri diriku.          Aku kemaren juga buat wordpress cuma masih ribet aku pakai perlu belajar, na...

Cerita Pendek : Mawar Jingga

          Malam mencapai puncaknya dengan ditemani segelas kopi hangat, aku dihadapkan dengan setumpuk tulisan yang harus disalin. Tiba-tiba dering gadgetku mengganggu keseriusan. "Hallo di" "Iya Mawar, ada apa?" "Gimana kamu mau ikut gak camping weekend?" "boleh kita bertiga aja kan ama reza" "iya di, besok dikabarin tempatnya" "besok jangan lupa jemput ya jangan telat lagi, Selamat malam adi" "iya iya bawel"     Mawar seorang perempuan yang kuanggap sahabat. Perempuan dengan sejuta kehangatan, penenang untuk aku dan reza. Sejak awal kuliah kami bertiga sudah bersahabat dan sekarang bekerja ditempat yang sama. Mawar seperti namanya, dia menyukai bunga mawar berwarna jingga. Dia selalu meminta aku dan reza untuk memberikan bunga mawar setiap kami berdua datang kerumahnya.          Setiap berangkat kerja aku pasti menjemput mawar. Bersama vespa sebagai saranaku bekerja, aku menunggu mawar didepan rumahnya. "Gitu ...